Home | Berita Opini | Peta Wisata | Wisata Alam | Seni Pertunjukan | Wisata Belanja | Wisata Bahari | Wisata Budaya | Wisata Boga | Wisata Museum | Wisata Religi | Wisata Sejarah | Cerpen
Share/Save/Bookmark

Mampu Undang 15 Ribu Turis Masuk Bali

Asian Beach Games, Antusias di Tengah Krisis Global

Bertempat di Monumen Garuda Wisnu Kencana (GWK), Nusa Dua, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tadi malam (18/10) menorehkan sejarah dengan membuka Asian Beach Games. Even itu merupakan pesta olahraga pantai pertama di Asia yang diikuti 42 negara.

Menurut Presiden SBY, masyarakat Indonesia sangat senang menyambut tamu di Pulau Bali yang dikenal sebagai pulau surga. ”Bali adalah tempat pertemuan masyarakat dan budaya dari seluruh dunia,” kata SBY saat memberikan sambutan pada pembukaan 1st Asian Beach Games itu.


Indonesia, kata SBY, juga bangga dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus penyelenggara pertama pesta olahraga pantai negara-negara dari lima wilayah Asia. ”Kami dan para atlet semua hari ini membuat sejarah baru kompetisi internasional olahraga,” katanya.


SBY berharap, Asian Beach Games (ABG) menjadi ajang untuk meningkatkan tali persaudaraan antarbangsa. Even tersebut, lanjut SBY, sangat berharga pada saat dunia menghadapi krisis, konflik, dan kemiskinan.


”Asian Beach Games menjadi sarana untuk harmonisasi karena kita semua bisa bergandengan dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati,” tutur SBY.


Misi penting dalam Asian Beach Games, kata SBY, adalah menunjukkan kepada dunia akan peran penting Asia abad ke-21. Bangsa-bangsa di wilayah Asia, lanjut SBY, memiliki kompetensi besar di semua bidang, mulai ekonomi, teknologi, seni, hingga olahraga. ”Asian Beach Games akan mencerminkan dinamisasi dan kekuatan Asia di tingkat dunia,” kata presiden.
Sebelumnya, Menko Kesra Aburizal Bakrie selaku ketua panitia pengarah 1st Asian Games Beach menyampaikan bahwa pada pesta olahraga pantai itu, Indonesia mengirimkan 210 atlet.


Perhelatan yang berlangsung 18–26 Oktober itu mempertandingkan/memperlobakan 17 cabang olahraga. Yaitu, bola tangan, kabaddi, pencak silat, sepak bola, sepak takraw, voli pantai, gulat, bina raga, perahu naga, jetski, renang maraton, dan paragliding. Selain itu, layar, selancar, triatlon, selancar angin, dan woodball.


”Dua cabang lainnya, basket dan polo air, menjadi cabang ekshibisi,” kata Ical –sapaan akrab Aburizal Bakrie.
Pesta olahraga pantai bermaskot Jalak Bali (Leucopan Rotschildi) itu, kata Ical, memperebutkan 1.090 medali, terdiri atas 340 medali emas, 340 medali perak, dan 410 medali perunggu.


Pembukaan ABG tadi malam ditandai dengan tarian selamat datang oleh 100 penari tradisional Bali dan pelepasan 80 ekor merpati. Selain itu, ditampilkan pertunjukan tari kolosal yang menggambarkan latar belakang dilaksanakannya Asian Beach Games. Tarian ditutup dengan lagu To be One yang dinyanyikan Andre Hehanusa (Indonesia), Christian Bautista (Filipina), dan Mark Lazzaro (India).


Penyayi Reza Artamevia juga ikut menyemarakkan acara dengan menyanyikan theme song Asian Beach Games, Inspired the World, saat parade atlet yang diiringi Erwin Gutawa Orchestra.


Hadir di acara tadi malam Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Polhukam Widodo A.S., Menkominfo Mohammad Nuh, Seskab Sudi Silalahi, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dan Guruh Soekarno Putra.


Sebelum acara pembukaan, Presiden Olympic Council od Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al-Fahad dan Presiden International Olympic Committee (IOC) Jacques Rogge menemui SBY di Hotel Four Seasons Jimbaran, tempat presiden menginap.
Dalam pertemuan selama setengah jam itu, SBY menyatakan kegembiraannya karena di tengah krisis keuangan global, negara-negara sahabat tetap mengirimkan atlet dengan antusias.


”Setidaknya ada 15 ribu turis yang datang ke Bali dalam rangka Asian Beach Games ini. Tentu ini menggembirakan,” kata Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal setelah pertemuan kemarin. ***

Sumber: Harian Batampos

0 komentar:

Posting Komentar